Master Chef Juna yang Angkuh Tapi Keren


Kita pasti sudah tau dengan acara masak-memasak yang ada di RCTI, Ini bukan sekedar ajang masak loh teman-teman tapi juga ada kompetisi untuk menjadi master chef Indonesia. Nah ada yang berbeda dengan ajang masak di acara lain yang ada di TV, disini ada 3 juri yang menilai para peserta untuk memasak. Pastinya bukan sembarang juri yang dipilih, bukan juga tukang masak pigir jalan yang kita sering beli walaupun masakannya kita bilang enak enak hehee. Tiga juri tersebut adalah Vindex Valentino Tengker (Master Chef Vindex), Junior Rorimpandey (Master Chef Juna), dan Rinrin Marinka (Master Chef Marinka).


Dari ketiga orang tersebut yang menjadi sorotan masyarakat Indonesia adalah Master Chef Juna saya juga heran tapi pas menonton acara ini baru tau deh… Tanggapan pertama melihat Chef Juna adalah Belagu, Sok COOL gitu Loh, dan yang paling inget kalau memberikan komentar sangat PEDAS. Ya itulah semua yang ada pada kepribadian dari seorang Chef Juna kirain hanya drama saja untuk menaikan Rating ternyata memang begitulah keseharian dari seorang Chef Ganteng kata orang loh.

Untuk itu saya membuat tulisan mengenai Master Chef Juna karena sangat menarik untuk diceritakan check this out !!! 

Junior Rorimpandey namanya. Chef asal Manado yang tahun ini (2011) berumur 35 tahun, kurang begitu hot dibahas di Indonesia, karena Chef ini lebih terkenal di luar negeri tetapi setelah acara ini berlangsung animo masyarakat tentang Chef Juna bakalan membludak liat saja infotaiment memburunya untuk diwawancarai dan semua majalah khususnya ibu-ibu memajang foto profilnya dihalaman depan kebetulan tadi pagi saya baru baca hehe..


Banyak yang mengira Chef Juna ini bukan siapa-siapa. Setelah googling tentang Chef Juna, yang kulihat dari forum-forum, banyak yang kurang suka dengan Chef ini. Rata-rata berkomentar negative , “Sangar amat komentarnya..kejam”, “jahat banget tuh orang”, “dia bikin acara makin tegang aja”, “ah kayak dia bisa masak aja”, “masa komentarnya nggak bermutu gitu sih”, “komentar yang membangun dikit kek..masa kasar gitu ngomongnya”,”sombong banget orangnya”,”baru punya restoran terkenal aja belagu”. Soo itulah demokratis dapat memberikan suara apa saya walaupun terkadang miris, kata orang “tak kenal maka tak saying”, mungkin itulah gambaran tentang masyarakat yang memandang Chef Juna saat ini. Bukan hal mudah sampai ia meraih kesuksesan sekarang.

Waktu aku liat Chef Juna memberi contoh memotong bawang bombay di Master Chef Indonesia, aku tau kalau ia punya kemampuan masak yang cukup tinggi. Dari cara memegang pisau dan kecepatan mengiris bombay. Terutama waktu ia membuang paprika dan garnish pada hidangan yang dimasak salah satu peserta (lupa namanya). Kenapa? Jelas aja karena paprika nggak akan dihidangkan mentah-mentah di piring. Di luar negeri, walaupun hanya dijadikan hiasan, yang tersaji di sebuah piring itu harus bisa dimakan. Beda dengan Indonesia, yang rata-rata hiasannya menggunakan sayuran mentah dan itu hanya hiasan, bukan untuk dimakan.

Jadi sekarang Menu Malem minggu untuk para penggemar Chef ganteng yang satu ini biasanya kaya gini :

Sore hanrinya = Apetizer (makanan pembuka yang manis-manis kaya Master Chef Juna di acara Master Chef Indonesia). Sore menjelang Malam = Main Course (Hidangan utama malem mingguan sama pacar). Malem hari = Desert (Makanan penutup acara Pas Mantab bareng SULE)

Semenjak kemunculannya di acara Master Chef Indonesia tersebut namanya kian menjadi popular dikalangan pecinta kuliner khususnya kaum ibu-ibu dan remaja putri. Yah wajar aja sih, kaya para cowok ngelihat Farah Quinn di tivi. Cantik dan sexy, kini giliran para cewe yang disuguhi pemandangan “indah” itu.


Sebenernya ini bukanlah kemunculannya yang pertama di televisi. Lelaki yang ahli dalam Masakan Perancis dan Jepang itu kini menjadi Executive Chef di JackRabbit, sebuah Resto mewah dan ngetop dibilangan Jakarta. Pernah menjadi bintang tamu di beberapa acara talkshow televisi salah satunya di acara Online yang dipandu Olga dan Jengkelin. Waktu itu dia diwawancarai seputar para pria yang berkecimpung di dunia kuliner bareng bintang tamu lainnya yaitu Chef Edwin Lau.

Saya yakin banyak juga yang enggak suka sama Juri yang satu ini. Komentarnya pedas dan menyakitkan. Apalagi kalo ngga suka sama suatu masakan salah satu peserta kontestan maka langsung makanan itu dimuntahkan ditissue dan dibuang. Sungguh sama sekali nggak berperi keCheif-an!

Karir

Profesi Chef Juna terjadi ternyata secara nggak sengaja loh teman-teman. Pada tahun 1997, ia pergi ke Amerika Serikat (Brownsville, Texas) untuk sekolah penerbangan. Chef Juna telah mendapat lisensi pilot, tapi ditengah mengambil lisensi komersial, sekolah penerbangannya bangkrut. Akhirnya berbelok arah ia pergi ke Houston untuk lanjutkan pelatihan. Awal 1998 disaat Indonesia sedang dilanda krimon (krisis ekonomi), ibunya nggak bisa membantu keuangannya di luar negeri, dan akhirnya ia harus mencari kerja walaupun dengan cara ilegal (belum mendapatkan ijin kerja).


Berbagai pekerjaan yang dicoba Chef Juna, akhirnya ia kerja di restoran tradisional Jepang sebagai waiter (pelayan). Setelah 2 minggu, master sushi menawarkannya untuk jadi muridnya kaya yang di serial TV deh, Chef Juna terima tawaran itu dan akhirnya mulai belajar dari dasar dan dilatih sangat keras. Pemilik restoran itu kagum dengan kinerjanya dan mensponsori Chef Juna untuk mendapatkan Permanent Resident (ijin tinggal).

Pada tahun 2002, Chef Juna mengambil alih sebagai head chef (kepala koki) di restoran karena sushi master yang melatih Chef Juna ini pindah ke restoran lain. Di tahun 2003, ia pindah kerja ke restoran sushi nomor satu di Houston yang bernama Uptown Sushi. Setelah beberapa bulan, ia menjadi Executive Chef disana. Masuk ke tahun 2004, Chef Juna mulai jenuh dengan masakan Jepang, dan akhirnya ia pindah ke restoran Perancis, The French Laundry yang dikenal sebagai restoran yang menerapkan standar tinggi. Ia mulai dari awal lagi. Lalu, ia juga mencari pekerjaan di tempat lain agar dapat belajar lebih banyak.

Di French Laundry, ada hukuman bagi yang melakukan kesalahan walau kesalahan sederhana. Mereka dilatih dengan baik dan disiplin yang diterapkan seperti militer. Disana Chef Juna belajar banyak teknik, mengontrol protein pada makanan, dan menciptakan makanan yang dihias cantik dan sangat enak. Nggak heran waktu Chef Juna menilai peserta Master Chef Indonesia sangat galak. Galaknya pasti keluar kalau liat makanan yang dihias berantakan dan rasanya hambar. Wajar, koki ganteng tapi sangar ini berpengalaman.

Masa muda masa-masa kelam dan Pencarian jati dirinya

Waktu umur 17 tahun, Chef Juna ini termasuk anak berandalan, ia buat sebuah geng yang bernama Bad Bones. Dengan mengendarai Harley, mereka ngebut dan nggak peduli kemanapun mereka pergi.

“Saya pernah kuliah teknik perminyakan selama 3,5 tahun di Indonesia, tapi nggak selesai karena saya terlalu nakal. Akhirnya saya memutuskan untuk membenahi hidup, berubah, dan pindah ke Amerika. Saya sampai menjual motor kesayangan untuk biaya sekolah di sana”


Diculik, disiksa, overdosis dan hampir ditembak di kepala udah pernah dirasakan Chef Juna. Merokok dan terjerumus dalam narkoba juga pernah. Tapi ia berubah karena ia punya pemikiran berbeda.


Sebagai Bad Boy yang badannya penuh tattoo ternyata sebelum menjadi Master Chief, ia sempat mengalami perjalanan yang berliku untuk mencapai karirnya yang sukses seperti sekarang. Seperti berkelahi hingga hampir mati karena ditembak kepalanya.

Di kedua lengan Chef Juna ini bertato. Tato itu dibuat waktu Chef Juna umur 15 di Bali, dengan menggunakan mesin buatan sendiri yang menggunakan jarum jahit.

Cinta

Menurut media, Master Chef Juna sedang menjalin kasih dengan model, peragawati, presenter dan artis sinetron Aline Tumbuan atau Caroline Ingrid Adita. Jadi buat para lajang yang naksir siapkan aja do’a dan jampi-jampi pelet yang lebih manjur.

Bukti dia Executive Chef Jack Rabbit

Gallery JackRabbit

Tampak Depan

Atau selengkapnya dapat dilihat http://www.jackrabbitjakarta.com

Sumber :

http://www.itikbali.comhttp://mysuperlounge.com,http://www.gugeling.comhttp://www.kaskus.usFimelaKapanLagi.com

Dan lain lain maap kalau ada yang tidak disebut

5 comments on “Master Chef Juna yang Angkuh Tapi Keren

  1. dhanielneo says:

    ganteng, kaya, pinter dan sombong…keren…dari pada ganteng, miskin, tolol dan minder…

  2. eba says:

    hahaha orang cuman bisa mencaci perform orang lain… Apakah kalian lebih baik dari yang kalian cerca? sementara kalian sendiri mencerca orang lain hahaha… frodo u are bad noob!

  3. Hybara says:

    Harus seperti itu cara mengkritik Kalian saja (Frodo) dan (indra sukarya wirya) yang memang terbiasa dengan mental lembek. Kritik itu harus tajam! Bukan kritik namanya kalo di embel embeli tek tek bengek, tatacara, segalamacem kalian bedua bermental payah! harus terjal untuk mencapai puncak tertinggi! camkan itu! jangan bacot kalo mental kalian payah! ini bukti segelintir manusia yang tidak layak jadi “manusia”

  4. Indra sukarna wirya says:

    Agree with Frodo…aku uda coba bbrp masakan mu di jack rabbit…crap..nothing special…just an expensive garbage on a plate…thats all
    Ga sesuai sama sombongmu…

  5. Frodo says:

    Apapun..walopun ganteng,berbakat..tetap manner dalam menghargai perasaan orang itu penting
    Orang memasak itu pake rasa dan karsa..klo dicaci,dibego begokan dengan gayanya yg sok.gimana perasaan org itu?
    Masakan loe laku diluar, blom tentu loe bisa laku disini..
    Pay respect…Kalopun karirmu bisa sampai seperti ini,itu krn karunia Tuhan. Wait until God take ur skill away.
    Semoga Tuhan akan memberi loe sentilan buat kesombonganmu.
    Get amputated or paralyzed on ur hand or eyes or else.
    Sungguh menyenangkan melihat manusia sombong yang terbungkam..can’t wait

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s