Manusia dan Penderitaan berdasarkan Sumber


Cerita kasih sayang yang tiada batasnya dan perjuangan Aminah , sang nenek , yang dicurahkan untuk kedua cucunya tercinta , yang telah ditinggalkan Ibunya terkasih yang telah meninggal dunia. Bagaimana wujud perjuangan dan kasih sayang Aminah untuk kedua cucunya tersebut meskipun dalam kondisi ekonomi pas-pasan serba kekurangan. Harapan terbaik apa yang diharapkan ada pada kedua cucunya. TANGAN DI ATAS dalam episode BAJU KOKO BUAT CUCUKU , di TRANS TV , Kamis , 26 maret 2010 pukul 06:00.

Dengan peluh dan lelah di badan nenek Amina terus bekerja untuk dapat memenuhi kebutuhan kedua cucunyayang sangat dia sayangi. Butuh perjuangan dan pengeorbana yang sangat besar tentunya. Setidaknya kita dapat mengambil hikmahnya dari tayangan ini.

Pantang menyerah untuk mencapai cita-cita atau tujuan yang diinginkan. Tidak selamanya keinginan kita dapat terlaksana dengan baik atau mulus tidak selalu hidup kita mujur dan selalu diatas. Bila itu semua terjadi kita sudah dapat meminimalkan resiko yang kita dapatkan dengan cara menabung misalnya.

Kita harus menghargai apa yang dikerjakan orang untuk mencari nafkah dan tidak memandang rendah bila itu masih dijalur yang halal tentunya. Lebih harus teliti bila member barang karena banyak diluar sana orang yang tidak punya jangankan untuk membeli barang-barang kebutuhan untuk makan pun masih sulit.

Bersyukurlah karena Allah memberikan kecukupan hidup pada kita. Dan janganlah menyia-nyiakan apa yang kita punya, lebih baik kita member dari pada kita menerima sesuatu dari orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s